Dalam strategi ini, saudaraharus mengenali trend yang terjadi di asset/market/pasar yang akan agan pilih. Harga pada suatu asset cenderung bergerak seperti gelombang. Sehingga jika digambarkan akan seperti ini :

Gambar 1. Pergerakan Aset yang membentuk support dan resistant

Dari pergerakan asset yang bergelombang seperti maka terbentuklah pola – pola yang memiliki titik puncak dan titik dasar. Serangkaian gelombang yang memiliki puncak dan dasar yang dianggap sebagai pola pembalikan utama (major reversal pattern) dan dapat dengan mudah diidentifikasi sebagai tingkat perlawanan (resistensi/resistant) dan tingkat dukungan (support) utama pada grafik.

Bila titik – titik tingkat resistant ditarik garis, maka garis tersebut dinamakan garis resistant, dan begitu pula pada titik – titik support, bila kita buat garis yang saling berhubungan maka terbentuklah garis support.

Lalu bagaimana kita menentukan garis support n’ resistant dengan contoh diatas…
Dan apa fungsi dari terbentuknya garis support n’ resistant itu…

CARA MENENTUKAN GARIS SUPPORT DAN RESISTANT.
dan kegunaanya :

Cara menentukan garis support dan garis resistant. Tidak ada panduan yang baku atau mengikat tentang membuat garis – garis support dan resistant. Cukup menurut analisa masing – masing trader saja.


Berikut ini teknik membuat garis Support n’ Resistant alias garis SnR. Dari contoh asset diatas :

Gambar 3. Aset dengan garis resistant dan support

KEGUNAANNYA GARIS SnR…
… tentunya membantu kita untuk menganalisa asset dan menentukan pengambilan opsi.
Buatlah 3 garis SnR dengan ketentuan seperti berikut :

  1. Tariklah garis ke titik – titik resistant yang tertinggi, maka jadilah Garis Resistant. ( )
  2. Tariklah garis ke titik – titik support yang terrendah, maka jadilah Garis Support. ( )
  3. dan tariklah garis ke titik – titik yang banyak terjadinya titik support dan resistant , maka jadilah Garis Support n Resistant – SnR line. ( )

Dari terbentuknya garis – garis tersebut. Kita bisa melihat beberapa kejadian pada candle (harga).

  1. Bounce, atau memantul. Pergerakan candle yang berubah arah setelah menyampai atau menyentuh garis – garis SnR yang telah kita tentukan.
    Cirinya bounce, ada 2 candle berbeda warna.
  2. Breakout, atau menembus. Pergerakan candle yang melewati atau menembus garis – garis SnR yang telah kita buat.
    Cirinya breakout, ada candle besar atau panjang dan diikuti candle yang sama bentuk.
  3. Area SnR, banyaknya pergerakan candle yang berubah arah tetapi belum menyentuh atau bahkan menembus garis SnR. Jadi pergerakan berubah arah candle didekat garis SnR.
    Cirinya Area SnR banyak terbentuknya candle 2 warna. Atau munculnya candle candle pendek yang memiliki buntut atay kepala.

Dengan kejadian – kejadian yang diatas maka kita bisa mengambil Opsi.

Contoh – contoh SnR

Scroll to Top